TERAPI KESEHATAN SPEKTAKULER
KOYO KINO
K-LINK KINO adalah koyo yang berfungsi untuk menyerap racun dari dalam tubuh yang beredar bersama aliran darah. Dipakai dengan cara ditempelkan di telapak kaki atau pada bagian tubuh yang sakit selama 7 - 8 jam (atau saat malam sebelum tidur), besoknya Koyo Kino dilepas dan akan kelihatan racun/toksin yang berhasil dihisap oleh Koyo Kino tersebut menempel pada permukaan koyo. Warnanya bisa coklat tua, hitam pekat, bahkan ada yang memiliki bercak darah, dll tergantung jenis penyakit dan toksin yang ada pada tubuh kita. K-LINK KINO merupakan suatu inovasi yang mengagumkan dalam metode penyembuhan Fisioterapi praktis, yang menggabungkan aneka ramuan berkhasiat dengan penerapan titik-titik akupuntur dibagian telapak kaki. K-LINK KINO dapat mengatasi berbagai gangguan kesehatan secara tuntas dan efektif tanpa efek samping. Sangat cocok untuk berbagai penyakit berat seperti Stroke, Jantung, Asma, Ginjal, Hati, Paru - Paru, dll.
MANFAAT K-LINK KINO:
* Melancarkan peredaran darah.
* Mengurangi/menghilangkan rasa sakit dan nyeri.
* Mengaktifkan meridian refleksi (titik-titik akupuntur).
* Memperbaiki metabolisme tubuh.
* Meningkatkan dan memperbaiki regenerasi sel-sel tubuh.
* Menetralkan dan membuang atau menyerap zat-zat racun dalam tubuh melalui pori-pori kulit dan titik-titik akupuntur.
* Mengaktifkan sel-sel (revitalisasi) dan meningkatkan daya tahan tubuh.
* Meredam menyebar luasnya infeksi pada lokasi abses.
* Membantu memperbaiki kualitas tidur.
PETUNJUK PEMAKAIAN:
* Tempelkan K-LINK KINO di telapak kaki anda sebelum tidur pada malam hari. (penjelasan lengkap bisa menghubungi kami melalui sms : 081350363366)
KEMASAN:
1 box isi 10 sachet koyo K-LINK KINO
PEMBERITAHUAN:
Jika anda ingin mendapatkan berbagai macam produk K-Link Internasional seperti: Koyo Kino, Cholorphyll, Omega Squa, dll bisa menghubungi nomor HP 081350363366 (boleh SMS).
Untuk seluruh wilayah Indonesia, pesanan akan kami kirim melalui jasa POS dan TIKI.
17 Oktober 2008
INFO KESEHATAN
Diposting oleh
tonyooi-benuaq
di
10.35
04 Maret 2008
MENGENAL TATA CARA MEDITASI DAYAK TONYOOI BENUAQ

(Gambar: Perahu Ketinting. Transportasi Air khas masyarakat Kabupaten Kutai Barat).
TUNTUNAN MEDITASI (betapa) DI LINGKUNGAN MASYARAKAT ADAT DAYAK TONYOOI BENUAQ
Sebagaimana yang diyakini oleh hampir semua komunitas meditasi. Orang Dayak juga percaya bahwa meditasi (betapa)perlu ketenangan, namun ketenangan serta keheningan adalah sarana bukan tujuan. Sarana untuk dapat menyadari serta memahami seluruh anugerah yang sudah kita peroleh dari kehidupan kita.
Melalui meditasi ini, kesadaran serta daya intuitif kita dibangkitkan dan dipertajam. Kesadaran dalam roh terkandung segalanya karya, kerinduan, keharuman, cinta dan cita rasa yang menumbuh kembangkan nilai - nilai luhur manusia yang bersemayam dalam diri kita.
APA SAJA HAL-HAL YANG DIPERLUKAN DALAM PELAKSANAAN MEDITASI TERSEBUT?
Persiapan
- Waktu (tengah malam)
- Posisi duduk dikursi atau bersila dengan punggung tidak harus lurus.
- Usahakan ditempat yang tidak terganggu.
- Lepaskan topi/penutup kepala supaya tidak menghalangi ubun-ubun dalam menerima
energi dari Penguasa Alam / Latala.
- Lepaskan alas kaki (sandal/sepatu).
- Lepaskan benda-benda yang mengandung magnet (jam tangan, Handphone)
Proses Meditasi
Tarik nafas, ucapkan doa dan hembuskan nafas. Sewaktu menghembuskan nafas, hembuskan juga rasa marah, sakit hati, serta seluruh emosi - emosi rendah kita.
Jika ada rasa sakit pada bagian tubuh kita seperti di pinggang, punggung, dan lain-lain usahakan agar menahan nafas sejenak, rasakan energi merasuki ke bagian yang terasa sakit. Ulangi dan ulangi...
Setelah keadaan mulai tenang/enak kita bisa mengucapkan affirmasi / mantera : Linoh Luur Selaleur, Rengin Roe Nyerentete, Jelap Merengin Lampukng Melimai (artinya: Kesejahteraan dan Kedamaian Bagi Seluruh Alam). Mohon maaf, supaya meditasi anda lebih afdol, sebaiknya affirmasi meditasi diucapkan dalam bahasa aslinya.
Selanjutnya hentikan pengucapan doa melalui mulut. Biarkan hati dan pikiran kita yang
mengulanginya. Ulangi dan ulangi... dan sesaat tubuh kita serasa bergoyang dan mengambang.
Kita mulai masuk keheningan untuk selanjutnya roh kita menyatu dalam kehadirat sang Pencipta.
MENGAPA MANUSIA HARUS BERMEDITASI?
Karena dengan melakukan meditasi dengan benar, maka:
- Lebih mendekatkan diri pada Latala (Tuhan) sesuai dengan agama yang kita imani.
- Mendapatkan ketenangan batin.
- Energi negatif dibersihkan.
- Kesenjangan berbagai fungsi tubuh diperbaiki.
- Daya intuitif dibangkitkan dan dipertajam.
- Kemampuan mata batin ditingkatkan.
- Kemampuan pengendalian emosi dipertinggi.
Pemberitahuan :
Di Kota Sendawar, Komunitas meditasi kami menyediakan jasa Pengiriman Energi Jarak Jauh untuk penyembuhan penyakit secara gratis !! Silahkan SMS soal penyakit anda ke nomor HP 085652224995 atau bisa konsultasi lewat surat ke: Kotak Pos 103 Barong Tongkok - Kutai Barat - Kalimantan Timur (75576).
Diposting oleh
tonyooi-benuaq
di
11.50
06 Februari 2008
01 Februari 2008
LIMA PILAR PEMBANGUNAN KUBAR 2006-2011
Lima Pilar Pembangunan ini merupakan lima bidang pembangunan yang sangat penting dan mendesak untuk dilaksanakan guna mewujudkan “Kutai Barat yang Masyarakatnya Sejahtera: Cerdas, Sehat dan Produktif Berbasiskan Ekonomi Kerakyatan”.
Sumber Daya Manusia
Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, baik pendidikan, kesehatan, agama, hukum, olah raga maupun pemuda dan pemberdayaan peran perempuan tidak hanya berarti meningkatkan mutu sumber daya manusia yang sudah tersedia, tetapi juga menggali, mengangkat dan mengembangkan potensi-potensi sumber daya manusia yang dimiliki oleh masyarakat Kutai Barat.
Ekonomi Kerakyatan
Strategi Pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam menumbuh-kembangkan ekonomi kerakyatan adalah dengan menetapkan semua Kecamatan sebagai sentral pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan semua kampung sebagai basisnya.
Di samping itu, Pemerintah Kabupaten juga memberikan berbagai bantuan di bidang ekonomi kerakyatan ini demi terwujudnya otonomi kampung, seperti dana bantuan untuk Usaha Bersama Kampung (UBK, yang pada tahun 2007 diarahkan kepada Koperasi Simpan Pinjam (KSP)), Alokasi Dana Kampung (ADK), Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan Koperasi.
Infrastruktur
Pembangunan Infrastruktur yang bertujuan untuk membuka keterisolasian wilayah, baik fisik maupun telekomunikasi merupakan salah satu upaya untuk mendukung proses pembangunan ekonomi kerakyatan. Pembangunan fisik (khususnya jalan dan pasar) dan pembangunan jaringan komunikasi adalah akses ekonomi pasar, merupakan salah satu prasarana-sarana distribusi hasil-hasil usaha masyarakat.
Budaya dan Adat-Istiadat
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat periode 2006-2011 juga sangat memperhatikan budaya dan adat-istiadat masyarakat lokal. Hal ini dilandasi oleh keyakinan dan pemikiran bahwa budaya dan adat-istiadat yang merupakan jati diri masyarakt pemiliknya ini memiliki seperangkat nilai keutamaan moral yang menjamin terciptanya suasana hidup harmonis dan kondusif yang sangat dibutuhkan bagi keberlangsungan kegiatan-kegiatan pembangunan menuju “Kutai Barat yang Masyarakatnya Sejahtera: Cerdas, Sehat dan Produktif Berbasiskan Ekonomi Kerakyatan”.
Lingkungan Hidup
Penanganan Lingkungan Hidup yang terkait erat dengan masalah pemanfaatan Sumber Daya Alam diarahkan kepada dua sasaran yang diupayakan secara bersama-sama, yakni: Pertama, menjaga dan meningkatkan kelestarian Sumber Daya Alam dan Lingkungan hidup sebagai daya dukung bagi pembangunan kualitas kehidupan sosio-kultural masyarakat; dan Kedua, pengelolaan (pemanfaatan) Sumber Daya Alam yang berbasiskan kelestarian Lingkungan Hidup untuk kepentingan pembangunan dan pengembangan ekonomi produktif, kualitas pendidikan dan kesehatan serta bagi kepentingan Pariwisata.
Diposting oleh
tonyooi-benuaq
di
10.41
Visi & Misi Kubar 2006 - 2011
VISI-MISI PEMBANGUNAN KABUPATEN KUTAI BARAT (2006-2011)
Visi dan Misi ditetapkan sebagai bentuk komitmen Pemerintah dalam menjawab tuntutan kehidupan masyarakat dengan memanfaatkan potensi-potensi daerah yang ada semaksimal mungkin.
VISI
“Kutai Barat yang Masyarakatnya Sejahtera: Cerdas, Sehat dan Produktif Berbasiskan Ekonomi Kerakyatan”
MISI
1.Meningkatkan Mutu Sumber Daya Manusia: Pendidikan,
Kesehatan, Agama, Kepastian Hukum, Pemuda,
Olah Raga dan Pemberdayaan
Peran Perempuan
2.Mewujudkan Sistem Pemerintahan yang Efektif,
Efisien, Responsif dan Bertanggung Jawab
3.Memfasilitasi Terciptanya Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Bagi Masyarakat Lokal dengan cara Menciptakan Iklim Ekonomi
Yang Kondusif dan Pola Kemitraan dalam Mendukung
Pengembangan Ekonomi Kerakyatan
Berbasiskan Kampung
4.Mewujudkan Infrastruktur untuk Mengatasi
Keterisolasian Wilayah: Fisik dan
Komunikasi
5.Mendirikan dan Memfungsikan Lembaga Penelitian yang Hasilnya
Digunakan untuk Kepentingan Pemerintah, Pendidikan,
Ekonomi dan Masyarakat
6.Mengembangkan Hubungan Antar-Etnik yang Harmonis
Dan Kehidupan Masyarakat yang Damai
Dan Kondusif
7.Mengelola Sumber Daya Alam yang Berbasiskan Kelestarian Lingkungan
Untuk Kepentingan Ekonomi, Pendidikan dan Pariwisata
Diposting oleh
tonyooi-benuaq
di
10.37
24 Januari 2008
Jumlah dan Laju Pertumbuhan Penduduk
Jumlah penduduk Kabupaten Kutai Barat pada tahun 2006 mencapai 164.914 jiwa. Di mana Kecamatan yang memiliki jumlah penduduk terbesar adalah Kecamatan Barong Tongkok yaitu sebesar 19.357 jiwa atau sekitar 11,74 persen dari total populasi penduduk Kutai Barat. Sedangkan Kecamatan dengan jumlah penduduk paling sedikit adalah Kecamatan Laham yaitu sebesar 2.420 jiwa (1,47%). Dibandingkan dengan data penduduk Kabupaten Kutai Barat pada tahun 2005 yang tercatat sebesar 161.582 jiwa, maka laju
pertumbuhan penduduk Kabupaten Kutai Barat per tahun adalah sebesar 2,06 persen.
Diposting oleh
tonyooi-benuaq
di
16.04
Kepadatan Penduduk
Kepadatan penduduk untuk Kabupaten Kutai Barat adalah sebesar 5,21 jiwa/Km. Dari Kepadatan tersebut di atas, Kecamatan Barong Tongkok merupakan daerah yang terpadat penduduknya yakni 39,33 jiwa/Km2 kemudian diikuti oleh Kecamatan Sekolaq Darat yaitu sebesar 36,24 jiwa/Km2. Sedangkan untuk kecamatan dengan kepadatan penduduk terkecil adalah Kecamatan Long Apari yaitu sebesar 0,80 jiwa/Km2.
Diposting oleh
tonyooi-benuaq
di
16.00
Profil Kutai Barat
Kabupaten Kutai Barat yang memiliki Maskot MACAN DAHAN dengan Motto SENDAWAR KOTA BERADAT ini dikenal dengan sebutan TANAA PURAI NGERIMAN yang berarti Tanah yang Suci, Subur, Makmur dan Berlimpah. Tanah yang suci mengacu kepada suatu kenyataan bahwa masyarakat Kutai Barat hidup berdasarkan Hukum Positif dan Budaya, Adat dan Hukum Adat yang masih terpelihara dan berkembang di masyarakat hingga kini. Sementara itu, Tanah yang Subur, Makmur dan Berlimpah menggambarkan keberadaan Kutai Barat yang dihiasi gunung-gemunung, sungai dan danau serta hamparan hutan primer, sekunder dan lahan produktif (perkebunan, pertanian, perikanan dan peternakan). Tanaa Purai Ngeriman, menurut data tahun 2006 (Kutai Barat Dalam Angka, 2007),yang didiami oleh 164.914 jiwa ini, selain memiliki Sumber Daya Hutan, juga memiliki Sumber Daya Alam, khususnya tambang dan galian.
Kutai Barat yang dibentuk menjadi Kabupaten berdasarkan Undang-Undang No. 47 Tahun 1999 tertanggal 4 Oktober 1999, yang secara operasional diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Timur pada tanggal 5 November 1999 di Sendawar yang merupakan Ibu Kotanya ini, memiliki wilayah seluas 31.628,70 Km2 yang terdiri dari 21 Kecamatan dan 223 Kampung dengan kepadatan penduduk 5,21jiwa/Km dan laju pertumbuhan 2,06% per tahun.
Diposting oleh
tonyooi-benuaq
di
10.43
Transportasi Udara
Dua kecamatan di Hulu Riam yaitu Kecamatan Long Pahangai dan Kecamatan Long Apari, selain bisa dicapai dengan transportasi air (longboat), juga bisa dicapai menggunakan transportasi udara. Maskapai yang melayani jalur udara tersebut adalah Bintang Sendawar dengan route Sendawar - Datah Dawai dan Samarinda - Datah Dawai.
Diposting oleh
tonyooi-benuaq
di
10.23
23 Januari 2008
Topografi
Berdasarkan data topografi, Kabupaten Kutai Barat dengan luas wilayah mencapai 316.287.000,00 hektar, didominasi oleh lahan dengan topografi sangat curam (50,16%) dan curam (6,11%) dan selebihnya dengan kondisi datar, dan bergelombang. Wilayah dengan topografi pegunungan mencapai 1.586.552,08 hektar atau lebih dari 50% dari luas seluruhnya tersebut, berada di bagian Barat Laut Kabupaten Kutai Barat. Sedangkan luas wilayah dengan topografi datar hanya sebesar 10,35% atau 327.400,84 hektar dan terletak di bagian Tenggara Kabupaten Kutai Barat
Unsur iklim yang utama adalah curah hujan, temperatur, kecepatan angin dan kelembapan udara. Iklim di Kabupaten Kutai Barat adalah iklim tropika humid yang ditandai dengan intensitas hujan yang tinggi dan nilai curah hujan yang besar. Daerah beriklim tropika humid tidak mempunyai batas yang jelas antara musim kemarau dan musim hujan. Temperatur berkisar antara 220-300. Temperatur minimum terjadi pada bulan Oktober-Januari sedangkan temperatur maksimum terjadi pada bulan Juli-Agustus. Pada musim angin barat hujan turun pada bulan Agustus-Maret, sedangkan pada musim angin timur hujan mulai berkurang terjadi pada bulan April-September.
Diposting oleh
tonyooi-benuaq
di
14.51
Wilayah
Kabupaten Kutai Barat merupakan kabupaten pemekaran dari wilayah Kabupaten Kutai yang ditetapkan berdasarkan Undang-undang Nomor 47 Tahun 1999 tertanggal 04 Oktober 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang. Secara simbolis kabupaten ini telah diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri R.I. pada tanggal 12 Oktober 1999 di Jakarta dan secara operasional diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Timur pada tanggal 05 Nopember 1999 di Sendawar.
Secara geografi, Kabupaten Kutai Barat terletak pada 113o 45' 05” - 116o 31' 19” BT serta diantara 1o 31' 35” LU dan 1o 10' 16” LS. Adapun batas wilayah secara administratif adalah Kabupaten Malinau dan Negara Serawak (Malaysia Timur) di sebelah Utara, Kabupaten Kutai Kertanegara di sebelah Timur, Kabupaten Pasir di sebelah Selatan dan Propinsi Kalimantan Tengah serta Propinsi Kalimantan Barat di sebelah Barat. Dengan luas wilayah sebesar 31.628,70 km2 (kurang lebih 15% dari Propinsi Kalimantan Timur), Kabupaten Kutai Barat memiliki 21 kecamatan dan 223 Kampung.
Diposting oleh
tonyooi-benuaq
di
14.43
Transportasi Sungai
Untuk sampai di kecamatan paling hulu di sungai Mahakam, yaitu Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari, masyarakat menggunakan longboat (perahu panjang) untuk mengarungi riam-riam yang deras dan ganas. Mau coba ...??
Diposting oleh
tonyooi-benuaq
di
14.21